Begitu banyak jenis bahan kain yang
digunakan untuk kaos, di bawah ini adalah beberapa jenis bahan yang sering
digunakan untuk kaos. Setidaknya penting bagi konsumen sedikit banyak
mengetahui bahan kaos agar mempermudah melakukan order, kebanyakan konsumen
mengatakan “Kalo pake bahan yang bagus yang nyerep kringet itu brapa?”,
“Bahannya udah bagus nyerep keringet tapi qo lebih tebel ya jadi gerah
dipakenya”, “Bahannya yang jelek aja mas soalnya bugetnya juga minim nih”, dll.
Paling tidak dengan adanya sedikit pengetahuan ini memberikan informasi kepada
konsumen, karena kemungkinan salah satu penyebabnya disebabkan karena
sedikitnya informasi diluar sana tentang bahan yang mereka terima. Keinginan
dan kebutuhan konsumen berbeda – beda untuk bahan kaos, saya pernah mengalami
suatu kejadian, suatu ketika ada konsumen yang ingin melakukan order dan ingin
melihat contoh - contoh bahan, saya berikan contoh bahan combet 20s, cardet,
dan polyester, konsumen pun lebih suka bahan polyester, yang katanya “Bahannya
yang ini bagus ngga gampang lecek”, mau dikata apa lagi dan kesepakatan pun
terjadi. Bagus menurut kita belum tentu bagus dimata konsumen dan kebutuhan
yang mereka inginkan.
Mudah – mudahan
beberapa contoh jenis bahan untuk kaos dibawah ini setidaknya memberikan
sedikit pengetahuan kepada konsumen agar tidak terjadi salah persepsi saat
melakukan order. Tetapi meski tidak tahu pun, nanti pasti dijelaskan lebih
rinci lagi ketika melakukan order dan diperlihatkan contoh bahan – bahannya sekalian
bila perlu oleh para boss – boss sablon dan konveksi disini yang baik hati.
Disini admin hanya memberikan beberapa
contoh saja yang sering digunakan, adalah sebagai berikut :
Beberapa Jenis Bahan Kaos
1. COTTON
COMBAT 20s, 30s
·
Serat benang lebih halus.
·
Hasil Rajutan dan penampilan
lebih rata.
·
Gramasi benang cotton combat
20s lebih tebal dari 30s
·
Sifat bahan menyerap
keringat dan tidak panas ketika dipakai
·
Bahan baku dasarnya serat
kapas
2. CARDET
·
Serat benang kurang halus.
·
Hasil rajutan dan penampilan
bahan kurang rata
·
Agak lebih kasar
dibandingkan dengan bahan combet.
·
Sifat jenis bahan ini
menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat
kapas.
3. CVC (
COTTON VISCOSE)
Jenis bahan ini adalah
campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini
adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis
bahan ini juga bersifat menyerap keringat.
4. TC (TETERTON
COTTON)
Jenis bahan ini adalah
campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan
Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan.
Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar)
meskipun sudah dicuci berkali-kali.
5. POLYESTER (PE)
Jenis bahan ini terbuat dari
serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat
fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat
bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas
dipakainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.