Sabtu, 16 Maret 2013

Beberapa Jenis Bahan Kain Untuk Kaos


Begitu banyak jenis bahan kain yang digunakan untuk kaos, di bawah ini adalah beberapa jenis bahan yang sering digunakan untuk kaos. Setidaknya penting bagi konsumen sedikit banyak mengetahui bahan kaos agar mempermudah melakukan order, kebanyakan konsumen mengatakan “Kalo pake bahan yang bagus yang nyerep kringet itu brapa?”, “Bahannya udah bagus nyerep keringet tapi qo lebih tebel ya jadi gerah dipakenya”, “Bahannya yang jelek aja mas soalnya bugetnya juga minim nih”, dll. Paling tidak dengan adanya sedikit pengetahuan ini memberikan informasi kepada konsumen, karena kemungkinan salah satu penyebabnya disebabkan karena sedikitnya informasi diluar sana tentang bahan yang mereka terima. Keinginan dan kebutuhan konsumen berbeda – beda untuk bahan kaos, saya pernah mengalami suatu kejadian, suatu ketika ada konsumen yang ingin melakukan order dan ingin melihat contoh - contoh bahan, saya berikan contoh bahan combet 20s, cardet, dan polyester, konsumen pun lebih suka bahan polyester, yang katanya “Bahannya yang ini bagus ngga gampang lecek”, mau dikata apa lagi dan kesepakatan pun terjadi. Bagus menurut kita belum tentu bagus dimata konsumen dan kebutuhan yang mereka inginkan.
Mudah – mudahan beberapa contoh jenis bahan untuk kaos dibawah ini setidaknya memberikan sedikit pengetahuan kepada konsumen agar tidak terjadi salah persepsi saat melakukan order. Tetapi meski tidak tahu pun, nanti pasti dijelaskan lebih rinci lagi ketika melakukan order dan diperlihatkan contoh bahan – bahannya sekalian bila perlu oleh para boss – boss sablon dan konveksi disini yang baik hati.
Disini admin hanya memberikan beberapa contoh saja yang sering digunakan, adalah sebagai berikut :

Beberapa Jenis Bahan Kaos


1. COTTON COMBAT 20s, 30s

·        Serat benang lebih halus.
·        Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.
·        Gramasi benang cotton combat 20s lebih tebal dari 30s
·        Sifat bahan menyerap keringat dan tidak panas ketika dipakai
·        Bahan baku dasarnya serat kapas

2. CARDET

 

·         Serat benang kurang halus.
·         Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata
·         Agak lebih kasar dibandingkan dengan bahan combet.
·         Sifat jenis bahan ini menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

 

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4.      TC (TETERTON COTTON)

 

Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.



5.      POLYESTER (PE)

 

Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.