Sabtu, 16 Maret 2013

Tips Order Bagi Konsumen


Banyak dari konsumen kurang mendapatkan informasi alamat sablon, konveksi, penjual kaos dan sweater polos, perlengkapan sablon, dll, yang barangkali ada disekitar wilayah mereka, sehingga konsumen melakukan order diluar kota secara online. Permasalahanya adalah ternyata masih ada saja kasus produsen fiktif yang mengaku dapat menerima dan mengerjakan order, bertransaksi online di internet yang bertujuan untuk mengelabuhi konsumen sehingga konsumen tersebut dirugikan, atau sebaliknya permasalahan sering kali bukan hamya dari produsen tapi juga dari konsumen – konsumen yang “nakal”, barang sudah kirim tetapi sisa DP tidak dibayar.

Berikut ini beberapa tips paling tidak mengurangi resiko dari hal hal yang tidak diinginkan dari bertransaksi secara online :
a.       Lihat database kumpulan alamat pengusaha sablon dan konveksi pada blog ini.
Cari alamat terdekat, jika memang ada lokasi yang terdekat dan memungkinkan untuk dapat dikunjungi, tidak ada salahnya kita berkunjung ke tempat tersebut untuk menanyakan order, setidaknya kita sudah tau lokasi tempatnya terlebih dahulu. Jika memang cocok masalah harga, melihat contoh hasil produksi, dateline, dll, jika sudah yakin maka buatlah kesepakatan.

b.      Jika di database tersebut tidak ada lokasi yang dekat dan tidak dimungkinkan untuk berkunjung, kemudian memang harus order online, maka lihat di artikel blog ini beberapa profile usaha mereka, baca artikel yang mereka tulis di blog ini, seberapa banyak mereka mengirim artikel dan komentar mereka, semakin berbobot tulisan mereka biasanya smakin banyak pengalaman mereka pula. Kunjungi website/blog mereka, jejaring sosial mereka, selama tidak ada hal yang mencurigakan, disitu setidaknya terlihat bahwa mereka layak menerima order.
·         Jangan tergiur dengan harga yang sangat murah, survey terlebih dahulu harga di vendor / tempat produksi yang lain, jika memang harga sangat menggiurkan dibawah harga pasaran coba dipertimbangkan kembali, jangan melakukan transaksi jika memang belum yakin.
c.       Gunakan jasa rekening bersama
Jasa rekening bersama cukup efektif untuk mengurangi resiko yang merugikan konsumen dalam transaksi online. Saat ini banyak penyedia rekening bersama yang dapat digunakan. Baca baik – baik dari alamat situs mereka langsung, pastikan nomor rekening bersama itu adalah yang direkomendasikan oleh jasa tersebut. Caranya pun tidak begitu sulit, jika masih kurang mengerti kita akan dipandu oleh penyedia jasa tersebut.

d.      Searching komunitas mereka.
Pengusaha sablon dan konveksi biasanya memiliki komunitas didunia maya, dalamnya terdapat banyak pilihan tempat produksi.

Tips tersebut tidak menjamin sepenuhnya aman untuk bertransaksi online, tetapi setidaknya dapat mengurangi tingkat resiko dari hal – hal yang tidak diinginkan, karena konsumen maupun produsen pun harus cerdas dan selalu waspada dalam bertransaksi online maupun offline. Semoga beberapa tips tersebut bermaanfaat bagi calon konsumen yang sedang mencari tempat untuk pembuatan kaos, sweater, sablon, pembuat topi, print DTG,  mencari penjual kaos, bahan baku sablon, peralatan sablon, sweater polos, dan lain lain yang masih berkaitan.

Design Kaos


Untuk konsumen yang sering kali kepentok ide untuk design kaos jangan kawatir, berikut ini ada 5 situs yang inspiratif untuk design kaos. Biasanya jika sudah melihat design yang keren – keren maka akan muncullah ide brilian dan tidak sabar untuk dituangkan. Ada puluhan design lebih di setiap websitenya, mudah – mudahan jumlah segitu cukup untuk mendapatkan ide design kaos, jika masih belum dapat ide juga untuk design kaos mesti mengunjungi berapa banyak website lagi?????


Berikut ini adalah 5 situs yang bisa menjadi inspirasi untuk design kaos :
1.     Design By Humans (http://www.designbyhumans.com/) (DBH)

Kaos yang dijual di situs yang bermarkas di USA ini bukanlah kaos sembarangan, melainkan kaos dari pemenang kompetisi design. Siapa tau yang tadi butuh ide design kaos malah mau menjadi peserta kompetisi design kaos.


2.     Threadless (http://tinyurl.com/557d4h)

Design terbarunya setiap hari muncul di situs ini, design yang muncul bukan dari kompetisi design seperti DBH. Harga kaosnya berkisar USD $15 jika lagi diskon sampai USD $20 lebih.

3.     Smashing Magazine (http://www.smashingmagazine.com/)

Ini dia situs wajibnya para desainer. Smashing Magazine tidak hanya menjadi rujukan bagi para
desainer secara umum, tapi juga sudah menjadi barometer desain di internet. Entah itu untuk web
design, T-Shirt design, Typeface design, UI design, Theme design, maupun e-store design. Hampir
semua yang dicari oleh desainer ada di sini.
Situs ini memang tidak menjadikan dirinya sebagai penyedia informasi desain T-Shirt, tapi beberapa
tulisan yang diterbitkan di sana bisa menjadi standar rujukan bagi para desainer T-Shirt untuk
menambah pengetahuan dan keterampilan desainnya.
Coba baca ini nih …. Design Something Everyday!


4.     Go Media Zine (http://www.gomediazine.com/)

Dari desainer untuk desainer. Situs ini dikelola oleh Go Media, sebuah biro desain (design egency) dari
USA. Materinya sangat cocok dibaca oleh para desainer T-Shirt. Salah satu hal yang paling ditunggu - tunggu
dari Go Media adalah bonus-bonusnya yang dilepas secara gratis. Entah itu T-Shirt atau
Hoodie template, maupun koleksi gambar vektor yang berkualitas tinggi.


5.     Emptees (http://emptees.com/)

Di emptees kamu bisa mendaftar jadi anggota lalu menunjukkan hasil karyamu kepada semua pengunjung dan juga anggota-anggotanya. Salah satu keuntungan menjadi anggota emptees adalah bahwa kamu bisa sekalian jualan kaos.

Beberapa Jenis Bahan Kain Untuk Kaos


Begitu banyak jenis bahan kain yang digunakan untuk kaos, di bawah ini adalah beberapa jenis bahan yang sering digunakan untuk kaos. Setidaknya penting bagi konsumen sedikit banyak mengetahui bahan kaos agar mempermudah melakukan order, kebanyakan konsumen mengatakan “Kalo pake bahan yang bagus yang nyerep kringet itu brapa?”, “Bahannya udah bagus nyerep keringet tapi qo lebih tebel ya jadi gerah dipakenya”, “Bahannya yang jelek aja mas soalnya bugetnya juga minim nih”, dll. Paling tidak dengan adanya sedikit pengetahuan ini memberikan informasi kepada konsumen, karena kemungkinan salah satu penyebabnya disebabkan karena sedikitnya informasi diluar sana tentang bahan yang mereka terima. Keinginan dan kebutuhan konsumen berbeda – beda untuk bahan kaos, saya pernah mengalami suatu kejadian, suatu ketika ada konsumen yang ingin melakukan order dan ingin melihat contoh - contoh bahan, saya berikan contoh bahan combet 20s, cardet, dan polyester, konsumen pun lebih suka bahan polyester, yang katanya “Bahannya yang ini bagus ngga gampang lecek”, mau dikata apa lagi dan kesepakatan pun terjadi. Bagus menurut kita belum tentu bagus dimata konsumen dan kebutuhan yang mereka inginkan.
Mudah – mudahan beberapa contoh jenis bahan untuk kaos dibawah ini setidaknya memberikan sedikit pengetahuan kepada konsumen agar tidak terjadi salah persepsi saat melakukan order. Tetapi meski tidak tahu pun, nanti pasti dijelaskan lebih rinci lagi ketika melakukan order dan diperlihatkan contoh bahan – bahannya sekalian bila perlu oleh para boss – boss sablon dan konveksi disini yang baik hati.
Disini admin hanya memberikan beberapa contoh saja yang sering digunakan, adalah sebagai berikut :

Beberapa Jenis Bahan Kaos


1. COTTON COMBAT 20s, 30s

·        Serat benang lebih halus.
·        Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.
·        Gramasi benang cotton combat 20s lebih tebal dari 30s
·        Sifat bahan menyerap keringat dan tidak panas ketika dipakai
·        Bahan baku dasarnya serat kapas

2. CARDET

 

·         Serat benang kurang halus.
·         Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata
·         Agak lebih kasar dibandingkan dengan bahan combet.
·         Sifat jenis bahan ini menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

 

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4.      TC (TETERTON COTTON)

 

Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.



5.      POLYESTER (PE)

 

Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

Jumat, 15 Maret 2013

Beberapa jenis pasta sablon


Sebelumnya disini admin hanya memberikan pengetahuan dasar mengenai beberapa jenis pasta dari berbagai sumber agar memudahkan dan sedikit memberikan pengetahuan ke konsumen, jika ada kesalahan mohon koreksi dan penambahan dari para senior - senior screen printing Indonesia agar bisa menjadi pengetahuan untuk kita semua. 
Ada begitu banyak sekali pilihan pasta yang bisa digunakan untuk menyablon, yang biasa digunakan ada yang watherbase (berbasis air) dan oilbase (berbasis minyak) Berikut ini adalah pengenalan beberapa jenis pasta sablon yang biasa dipakai, sekedar informasi untuk konsumen dan para pemula yang baru belajar di dunia sablon, jika ingin bertanya lebih lanjut silahkan bertanya kepada ahlinya, atau kepada SPS (Screen Printing Suplier)  langsung agar mendapatkan informasi yang lebih detail tentang produk mereka.

·       Rubber 

Ruber termasuk jenis pasta yang sering digunakan. Ruber bisa dipakai dikain berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Hasil karakter rubber seperti karet, cat dapat mengikuti kelenturan kain. Pasta rubber yang biasa kita tau ada 2 jenis, yaitu pasta putih dan pasta warna. Disetiap SPS Ruber memiliki karakter tersendiri, baik cara penggunaan, hasil sablonan, kualitas dan harga yang beragam.

·       Extender

Extender biasa juga disebut cat air, cat ini juga termasuk yang sering digunakan, tetapi hanya dapat digunakan di bahan terang, sebab jika digunakan dibahan yang gelap hasil warna tidak masimal. Sifat extender menyerap kain. Untuk harga disetiap SPS beragam, tetapi harga extender biasanyaa cenderung lebih murah dari pasta rubber.

JENIS CAT PLASTISOL

·      CAT ALL PURPOSE:
Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.

·      CAT HIGH OPACITY:
Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.

·      CAT ATHLETIC PLASTISOL:
Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.

·      CORK BASE:
Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.

·      SHIMMER GOLD & BASE:
Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.

·      HIGH DENSITY CLEAR:
Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.

·      WILFLEX LUNA CLEAR:
Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.

·      NATURAL SUADE:
Tinta plastisol yang menghasilkan efek kulit yang sangat lembut.


Beberapa tehnik dan jenis bahan sablon yang digunakan :

·                     YELLOW SPARKLE:
Bubuk yang diformulasikan untuk menimbulkan kesan berkelip-kelip, serta memiliki tampilan yang glosy. Untuk mencetak bubuk ini, sebelumnya harus mencetakkan tintaplastisol sebagai dasar sekaligus sebagai perekat bubuk ini.

·                     FOIL TRANSFER:
Aluminium foil dalam bentuk lembaran seperti kertas. Selain warna silver dan gold, foil juga tersedia dalam macam warna dan motif. Untuk media tempelnya foil ini membutuhkan lem khusus.

·                     FLOCK:
Teknik sablon yang menghasilkan efek cetakan seperti beludru. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem khusus sebagai media perekatnya.

·                     SUGAR PRINTING:
Aplikasi sablon yang berbentuk bubuk transparan mirip gula pasir.

·                     GLOW IN THE DARK:
Berbentuk serbuk yang menyerap dan memantulkan sinarnya kembali didalam ruangan gelap.

·                     REFLECTIVE POWDER:
Serbuk yang dapat memantulkan sinar jika terkena cahaya lampu atau sinar matahari.

·                     DISCHARGE AGENT:
Adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna  kainnya harus dipilih dengan yang dischargeable.

·                     DISTRESSED atau VINTAGE:
Teknik inovasi grafik dengan membuat tekstur sehingga gambar terlihat pecah-pecah dan terlihat usang/kuno.

·                     SHATTER BASE:
Jenis tinta untuk menciptakan kesan pecah (crack). Tinta ini diciptakan agar mudah pecah saat mengering dan untuk pengeringan membutuhkan flash curing.

·                     ROCK BASE:
Teknik high density menggunakan tinta rock base untuk menghasilkan cetakan dengan permukaan kasar seperti batu.

·                     SUBLIMATION TRANSFER:
Gambar yang dicetak diatas kertas transfer, yang kemudian ditransfer ke kaos menggunakan hotpress. Sublimation transfer umumnya terbagi dalam menjadi dua jenis, hot peel dan cold peel.

·                     HOT PEEL:
Gambar yang diprint diatas kertas transfer.

·                     COLD PEEL:
Kertas transfer yang berisi gambar jadi dengan berbagai jenis pilihan. Jenis cold peel ini jika diaplikasikan diatas kain kaos akan menghasilkan tekstur seperti tinta rubber, dan dapat diaplikasikan diatas dasar bahan terang maupun gelap. Sebab dalam pembuatannya cold peel menggunakan tinta plastisol.

·                     RHINESTONES HEAT PRESS:
Aplikasi yang digunakan untuk dekorasi dalam garmen, mempunyai beragam nama sesuai dengan bahan yang digunakan, anatara lain nailheats, rhinestones dan swarovski crystals. Cara pengaplikasiaannya hanya dengan memanaskannya dengan mesin hot press pada suhu 160 derajat celcius selama 10 detik.

·                     HIGH FREQUENCY WELDING:
Proses aplikasi menggunakan mesin high frequency, seperti aplikasi plastik PVC diatas kain.

·                     EMBOSS PRINT:
Aplikasi yang menggunakan mesin press tekanan tinggi untuk menciptakan hasil emboss diatas bahan.